Kisah Geek Mencari Tambatan Hati

2 Feb 2014

d370a55cc25f8e1fc9a5affaeb15c8a9_cover

Judul : Geek in High Heels
Penulis : Octa NH
Penerbit : Stiletto Book
Terbit : Desember, 2013
Tebal : 205 Halaman
ISBN : 978-602-7572-20-1
***

Penampilan menawan plus stylis dengan pekerjaan yang mapan sebagai freelance web designer tak menjanjikan seorang Athaya mudah menemukan tambatan hatinya. Hingga mendekati usia tiga puluh tahun, cewek geek yang gemar mengoleksi high heel ini masih saja menjomblo. Dan, yang menjadikan Athaya tak nyaman dengan status single-nya yakni saat ia menghadiri pertemuan keluarga. Selalu saja ada keluarga yang menyinggung statusnya, terutama tante Rina.

Cinta itu cukup ditunggu. Tidak perlu dicari. Ketika datang orang dan waktu yang tepat, dia akan ada, dan kamu akan menemukannya. Seperti cinta itu yang juga akan menemukanmu. (hal 9)

Cerita berawal saat Athaya kabur dari acara pertunangan sepupunya, Silvy. Enggan di interogasi terkait statusnya, Athaya diam-diam nekad meninggalkan acara. Sial, kunci mobilnya di bawa Tina, sepupunya yang lain yang mengemudikan mobilnya, dan tak mungkin ia memintanya terang-terangan di depan orang banyak. Athaya pun harus kabur tanpa mobil, dengan high heels, dan dengan kondisi perut yang setengah lapar. Maka Athaya pun memutuskan untuk memasuki cafe yang berada tak jauh dari restauran tempat acara tersebut.

Dan, di cafe itulah Athaya bertemu dengan seorang cowok berkaca mata tengah membawa kertas-kertas lecek ditanganya yang membuatnya tanpa sadar menuliskan sesuatu yang absurd di blognya.

Hai… Nama saya Athaya. Seorang web designer. Yup, saya memang geek, tapi saya juga stylish; suka koleksi high heels dan memadankannya dengan cat kuku.

Saya sedang mencari pacar calon suami. Kalau kamu tertarik, feel free to comment ya. Oh ya, umur saya 27 tahun. Sekarang kamu ngerti kan kenapa saya membuat iklan cari jodoh seperti ini? Yes, I’m absolutely pathetic. Problem?! (hal 16)

Tak berselang lama, Athaya bertemu dengan Ibra, salah seorang klien yang tertarik padanya. Dengan segala perhatian yang diberikan Ibra padanya, masih saja Athaya dilanda galau karena pada saat bersamaan ia kembali bertemu dengan cowok berkaca mata yang ia temui saat kabur dari acara Silvy yang bernama Kelana. Pada siapakah akhirnya hati Athaya tertambat? Ikuti kisah serunya di Geek in High Heels.

***

Alhamdulillah, buku ini saya dapatkan heratisan dari penulisnya langsung. Pastinya senang pakai banget. Sejak melihat tampilan kaver buku ini saya sudah dibuat penasaran seperti apa cerita novel ini. Apalagi saya belum pernah memiliki novel jenis chicklit sebelumnya.

Alur Geek in High Heels sangat ringan. Mudah dipahami dan tak perlu lama menuntaskan buku mungil ini. Sangat pas dibaca di sore hari saat bersantai sambil minum teh.

Beberapa setting cerita terasa membosankan. Seperti pertemuan Athaya dan Kelana yang sebagian besar dilakukan di toko buku dalam acara book sighning ataupun peluncuran buku. Pengulangan yang tak hanya membosankan, juga sedikit janggal karena terlalu sering terjadi. Yeah, walaupun Kelana diceritakan seorang penulis terkenal, rasanya aneh jika penulis sering melakukan book sighning di kota yang sama. Walaupun itu terkait peluncuran novel terbaru Kelana, biasanya seorang penulis terkenal memberi jeda waktu untuk meluncurkan satu novel dengan novel lainnya dan tidak berdekatan seperti dalam kasus Kelana.

Dan, diluar teknis penulisan, yang sangat membuat saya tidak nyaman ialah buku ini terlalu mungil hingga tulisannya pun ikut mungil. Buat mata saya yang sudah minus dua lebih tentunya membuat mata terasa cepat lelah. Kedepan, mudah-mudahan kekurangan ini bisa diperbaiki oleh penerbit.


TAGS Geek in High Heels


-

Author

Follow Me